Bebas (1)
Wednesday, October 12th, 2005Semut-semut yang berbaris
Antri S
A
T
U
P
E
R
S
A
T
U
Tidakah kalian muak pada hukum semesta!?
Insting
Tuhan?
Wahai individual
e a a k u
k u l h d i e m
l r r u n n !
a r a
Semut-semut yang berbaris
Antri S
A
T
U
P
E
R
S
A
T
U
Tidakah kalian muak pada hukum semesta!?
Insting
Tuhan?
Wahai individual
e a a k u
k u l h d i e m
l r r u n n !
a r a
Ethiopia 1987
Sayang, inikah tempat yang kau tuju?
Dimana bocah hydro-cephalus dan honger oedime
Digerogoti burung bangkai hidup-hidup?
Kamboja 1991
Kenapa darah dan daging tak menyatu?
Selama merah berselempang di kepala
Salib berlumuran darah Yesus adalah
Bukti cinta pada Tuhan
Chechnya 1996
Putih dingin bukan berarti diam
Dengan kaku teramputasi mereka menggeram
Lubang hitam panas di salju
Lezatnya daging panggang bagi serigala
Afganistan 2000
Bocah tak punya ibu
Sudah diperkosa ujung bedil
Bocah tak punya ayah
Sudah dipasung di gurun biokimia
Bocah Cuma punya bedil
Sudah tergantung di leher mayatnya sendiri
Dari Armageddon sampai Iraq yang tak tersebut
tidak ada yang lebih dahsyat dari Tuhan:
Aceh 2004
Tuhan Maha baik. Manusia durhaka mengumpat
Adakah mereka minum air garam? Atau
Dipecut di punggung masjid?
Huh! Bau bangkai otak ulama!
Dunia sekarang…
Mau kau bawa kemana aku sayang?
Lembah mimpi di balik sengsara?
Akhirat menghapus nelangsa?
Semua bohong belaka, ketika Tuhan bermantera…
KUN FA YA KUN!
ANGSA DEWASA TETAP BURUK RUPA!
Perempuan dan Boneka Porselen
Perempuan dan Aphrodite
Perempuan dan Cinta
Perempuan dan Bidadari
Perempuan dan Surga
Perempuan dan Neraka
Perempuan dan Iblis
Perempuan dan Nafsu
Perempuan dan Hera
Perempuan dan Gading
Per
tan
da
ki
a
mat
Adalah aku
Yang tak bisa membunuh
Cinta
Surga
Neraka
Nafsu
Dalam diri yang mencintai
Perempuan dan Kebebasan