Tanah
Sunday, December 24th, 2006Aku ingat kala itu
pilar-pilar cahaya menerobos langit
menyepuh tanah basah
Di situ aku berdiri berlumuran lumpur
Setelah kutembus badai dan
kulewati batas-batas
untuk menggapaimu
ketiadaan…
keluar dari lumpur
terselimuti cahaya matahari
terang benderang, silau menyilau
daging mengarang, beku jadi batu
lumpur-lumpur setubuh denganku
batu-batu kini seluruhku karang
hingga nanti dimakan waktu
jadilah tanah basah dari karang
from dust to dust
from ashes to ashes
dari tanah kembali ke tanah
Kancut, Mei 06