untuk
mereka yang merasa tahu
Angin laut membawa percakapan kita jauh
Malam itu di pinggir
pantai mereka mencuri setiap kata
tanpa menyisakan
sedikitpun pada kita kecuali satu rasa
yang takkan pernah
kupercaya ternyata masih bisa terpenuh
.
Aku mencintaimu
dan ini takkan
terlisan
hanya tertanam dengan
kokoh
.
Pantai malam rumah kita,
sayang
deburannya mendenyut di
nadi kita
karangnya mengeras di hati
kita
dinginnya menghangat di
pelukan kita
.
Dan lampu kota perlu
kita ajari
cara kau, aku dan
cinta mahabesar kita
bercahaya malam itu
.
Sayang hari ini
pantai kita jauh di utara
dan kau pun hendak
mengembara
meninggalkan
kenangan di hati kita
yang kau yakin ’kan
berakhir
.
Ingin kau tinggalkan
dengan manis
tanpa pertengkaran, tanpa
kebencian
tanpa apa kecuali
cinta, cium, dan pelukan
.
Tapi rasakan sendiri detak
jantungku
apa kau tahu?
rasakan sendiri karang
hatiku
apa kau tahu?
rasakan sendiri perihku
apa kau tahu?
.
Selamanya kau dan aku
takkan pernah tahu
karena perpisahan
ini menyisakan badai:
membawa kata kembali pada
mulut kita,
namun cinta yang
dulu tiba tak mau dikembalikan
.
Aku pun kembali menunggui
subuh
sendiri di pantai yang
menghangat
kerna matahari mulai
menarikan caya panas
sementara membekukan
hatiku tanpamu
.
Aku akan mati penasaran,
menanti malam
menjelang
walau aku tahu kau takkan
datang
.
2007