Nosa dan Seandainya

Seandainya kau dan aku sepicisan Romeo dan Juliet
Pasti akan lebih senang kita di peti mati tragedi
.
Kenyataannya
kau adalah gadis samudra
dan aku pemuda langit biru
Sama warna, sama luas
Saling mengisi memberi hujan
Tapi tak pernah bertemu
.
Kita menikah di bawah Cassiopeia
Anak-anak kita awan dan kabut
Bermain di antara dadamu dan dadaku
.
Tapi kita tak pernah bertemu
.
Sesekali-kali kita menitis
Menjadi Oedipus dan Jocasta
Menjadi Nietzsche dan Salome
Menjadi Chairil dan Ida
.
Tapi kita tak pernah bertemu
.
Seandainya kau dan aku mati di laut bergenggaman
Beranakan jangkar yang merantai pergelangan kaki kita
Pasti akan lebih bahagia adanya kita
.
Betapa damai berandai-andai
.
Margonda, 2008

3 Responses to “Nosa dan Seandainya”

  1. p0p Says:

    i suka puisi ini

    muach

    dj p0p

  2. Sisie Says:

    puisi ini menjiwa.. huhu..

  3. Utami Says:

    nos.. curahan hati bgt tuh. ;p

Leave a Reply